Raja Santri
Hari itu tepatnya 10 Maret 2007, adalah hari yang begitu bahagia dikeluarga kami. Bagaimana tidak hari itu lahirlah seorang Cucu laki-laki yang tertampan ( karena sampai sekarang belum ada saingan π€£) dikeluarga Siregar. Dikeluarga kami Rado adalah cucu yang memberi nama untuk keluarga istilah bataknya pahoppu panggoaran. Rado menjadi keponakan yang disayang karena memang masih satu-satunya kala itu belum ada duanyaπ. Dia anak yang baik bila dibandingkan dengan anak lain seusianya menurut saya π. Sangking gemesnya sedih rasanya kalau tidak melihat dia tiap hari. Seiring waktu Rado kami pun tumbuh menjadi sosok anak tampan π bagi saya.
Banyak moment yang sering kami lalui bersama. Salah sarunya moment yang begitu membekas bagi saya Bou ( panggilan bagi orang batal ) Rado yaitu pas moment pernikahan. Di adat Batak seorang pengantin perempuan harus ikut bersama suami setelah acara resepsi selesai. Pada saat itu Rado menangis sambil bilang " jangan bawa bouku... biarlah sama kalian barang-barangnya π". Ada haru sekaligus lucu. Itulah Rado π.
Waktu pun berlalu hingga Rado memasuki bangku sekolah. Dia memulai dari TK. Dia bersekolah di TK Al Muhajirin. Dia sering dibawa tampil untuk pertunjukan anak TK, mungkin karena wajahnya yang ..... π. Selanjutnya Rado bersekolah Di MIN 1 Pinangsori yang mana sekarang berganti nama jadi MIN 3 Tapanuli Tengah. Dia dapat juara ( bukannya mau menyombongkan π), tapi dia tetap tekun belajar dirumah maupun ditempat lesnya. Salah satu guru lesnya adalah sohibku yang baik Lasma. Rado juga sering mengikuti perlombaan. Diantaranya lomba MTq. Dia pernah juara, sehingga jadi motivasi baginya untuk lebih ingin mendalami tentang ilmu agama. Hingga dia ingin melanjutkan pendidikan selanjutnya ke pondok pesantren. Saat itu Rado memilih ICBS ( Insan Cendikia Boarding School ) Payakumbuh. Dengan semangat yang menggebu-gebu Rado belajar dengan giat πͺuntuk persiapan menghadapi Ujian masuk ICBS. Dia mengikuti tes masuk ke ICBS pada hari Minggu, 27 Januari 2019 hari yang mendebarkan baginya. Ujian pertama yang harus dia lalui demi cita-cita yang ingin diraihnya. Alhamdulillah hasil dari perjuangan yang dilakukannya membuahkan hasil yang baik yaitu kata LULUS π.
Hingga pada hari ini, tanggal 10 Juli 2019, Raja Doli siregar berangkat dari rumah menuju podok ICBS. Awalnya bou ingin ikut mengantar hingga ke Pondok ICBS tapi karena sesuatu hal, rencana itu pun harus batal πͺ. Sedih bangga dan terharu melebur jadi satu doa. Semoga Rado kami bisa sukses menggapai apa yang dia cita-citakan. Bou, Oppung, Udak abang boru dan semua adik-adik rado ( Zizah, Dika n Alisha ) sayangππbang Rado. Sehat - sehat di Pondoknya ya bou π
Waktu pun berlalu hingga Rado memasuki bangku sekolah. Dia memulai dari TK. Dia bersekolah di TK Al Muhajirin. Dia sering dibawa tampil untuk pertunjukan anak TK, mungkin karena wajahnya yang ..... π. Selanjutnya Rado bersekolah Di MIN 1 Pinangsori yang mana sekarang berganti nama jadi MIN 3 Tapanuli Tengah. Dia dapat juara ( bukannya mau menyombongkan π), tapi dia tetap tekun belajar dirumah maupun ditempat lesnya. Salah satu guru lesnya adalah sohibku yang baik Lasma. Rado juga sering mengikuti perlombaan. Diantaranya lomba MTq. Dia pernah juara, sehingga jadi motivasi baginya untuk lebih ingin mendalami tentang ilmu agama. Hingga dia ingin melanjutkan pendidikan selanjutnya ke pondok pesantren. Saat itu Rado memilih ICBS ( Insan Cendikia Boarding School ) Payakumbuh. Dengan semangat yang menggebu-gebu Rado belajar dengan giat πͺuntuk persiapan menghadapi Ujian masuk ICBS. Dia mengikuti tes masuk ke ICBS pada hari Minggu, 27 Januari 2019 hari yang mendebarkan baginya. Ujian pertama yang harus dia lalui demi cita-cita yang ingin diraihnya. Alhamdulillah hasil dari perjuangan yang dilakukannya membuahkan hasil yang baik yaitu kata LULUS π.
Hingga pada hari ini, tanggal 10 Juli 2019, Raja Doli siregar berangkat dari rumah menuju podok ICBS. Awalnya bou ingin ikut mengantar hingga ke Pondok ICBS tapi karena sesuatu hal, rencana itu pun harus batal πͺ. Sedih bangga dan terharu melebur jadi satu doa. Semoga Rado kami bisa sukses menggapai apa yang dia cita-citakan. Bou, Oppung, Udak abang boru dan semua adik-adik rado ( Zizah, Dika n Alisha ) sayangππbang Rado. Sehat - sehat di Pondoknya ya bou π


Komentar
Posting Komentar